Harga Batu Bara Cetak Rekor, Tapi Jangan Senang Dulu Gaes!
Foto: Suasana bongkar muat batu bara di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, beberapa waktu lalu (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Harga batu bara kembali mencatat rekor tertinggi sejak 13 tahun di pekan ini, sebelum akhirnya terkoreksi akibat aksi ambil untung (profit taking). Tingginya harga batu bara tersebut tentunya membuat produsen ceria, tetapi ada cerita ngeri yang mengiringi. Melansir data Refinitiv, harga batu bara acuan Ice Newcastle untuk kontrak dua bulan ke depan merosot 2,18% ke US$ 174,85/ton. Sebelumnya di awal pekan lalu, batu bara menyentuh US$ 180/ton yang merupakan level tertinggi sejak 2008. Sepanjang pekan ini, harga batu bara meroket 113% lebih, setelah tahun lalu menguat 18%. Di saat harga batu bara sedang naik tinggi-tingginya, isu perubahan iklim kembali menyeruak. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahkan menyatakan dampaknya sama besarnya dengan pandemi penyakit virus corona (Covid-19). "Climate change adalah global disaster yang...